Usai Nonton Film Biru,Seorang Ayah Tiri Aniaya Dan Cabuli Anak Gadisnya

Usai Nonton Film Biru,Seorang Ayah Tiri Aniaya Dan Cabuli Anak Gadisnya – Nur (55) warga Pekalongan di tangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota, lantaran memperkosa anak tirinya, Jumat (25/11/2017) . Korban menjadi gadis keterbelakangan mental serta diperkosa berkali kali dengan cara sadis, melalui langkah diikat.

Perbuatan bejat tersangka tersingkap, sehabis istri tersangka atau ibu kandung korban memergoki perbuatan bejat itu.

Perbuatan bejat ini dilaksanakan lantaran kerap asik menyaksikan film biru dari handphone disela-sela pekerjaannya.

Dia yg berprofesi menjadi tukang kebun di diantara satu sekolah swasta di Kota Pekalongan. Kala nafsu mencapai puncak, pemeran lantas pulang ke tempat tinggal yg tempatnya tdk jauh dari tempatnya bekerja.

Sehabis memerhatikan tempat tinggal dalam situasi sepi, pemeran lantas ambil seutas tali rafia serta mengikat anak tirinya yg alami keterbelakangan mental itu didalam kamar korban. Selesai melampiaskan hasratnya, tersangka lantas kembali lagi tempatnya bekerja.

Tdk selang berapakah lama, ibu korban lantas pulang serta sontak kaget menyaksikan anak gadisnya yg berumur 20 th. itu dalam situasi 1/2 telanjang serta tangan juga kaki terikat. Terhadap ibunya korban mengakui baru saja diperkosa oleh papa tirinya.

Dari laporan ibu korban, petugas Polres Pekalongan Kota lantas mengamankan tersangka. Di depan petugas, pemeran menyadari tingkah lakunya serta udah laksanakan pencabulan terhadap korban berkali kali, sejak mulai th. 2014.

“Saya kerap menyaksikan fim porno di telpon seluler, serta kala nafsu mencapai puncak jadi pelampiasan ke anak tiri, “ kata Nur tersangka pemeran pemerkosa anak tiri ini.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Ferry Sandy Sitepu, menuturkan aparat cepat mengamankan sehabis terima laporan dari keluarga serta warga. Tersangka sekarang masihlah menekuni pengecekan intensif di Mapolres.

“Tersangka pemeran yg juga papa tiri korban, laksanakan perbuatanya kala tempat tinggal sepi serta korban juga dianiaya dengan diikat selanjutnya diperkosa, ” terang AKBP Ferry Sandy Sitepu.

Faedah mempertanggungjawabkan tingkah lakunya, tersangka mesti mendekam di area tahanan Mapolres Pekalongan Kota utk penyidikan seterusnya.

Tidak hanya mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan beberapa kemeja korban serta seutas tali yg dimanfaatkan utk mengikat korban