Tragis! Istri Seorang Pejabat Militer Myanmar Tewas Akibat Ledakan Bom Pipa

Tragis! Istri Seorang Pejabat Militer Myanmar Tewas Akibat Ledakan Bom Pipa  – Ironis! Istri seseorang petinggi militer Myanmar meninggal karena ledakan bom pipa waktu mereka geser ke rumah baru mereka di negara sisi Rakhine. Kedua-duanya adalah pengantin baru.

Lebih dari 740 ribu orang Rohingya sudah tinggalkan Rakhine selesai operasi militer pada tahun 2017 kemarin. Akan tetapi otoritas Myanmar lalu mengubah perhatian mereka pada suatu grup pemberontak yang mengaku mewakili etnis Buddha Rakhine, Arakan Army (AA). Grup bersenjata ini sudah menewaskan polisi serta tentara Myanmar serta dipercaya mendalangi serangan-serangan yang membidik beberapa petinggi serta pasukan keamanan Myanmar.

Satu bom pipa rakitan yang berisi bola-bola baja meledak di dalam rumah seseorang mayor yang baru menikah pada 26 Februari di kota Buthidaung, saat ia serta istrinya turunkan perlengkapan untuk dibawa masuk ke rumah baru mereka. Militer Myanmar mengatakan, karena ledakan bom itu, istri sang mayor “wafat karena luka-lukanya di tempat.”

Militer Myanmar mengatakan, Jumat (1/3/2019), kendaraan yang mengangkat perlengkapan pasangan itu sempat juga dicegat serta digeledah oleh enam anggota grup bersenjata yang kenakan pakaian sipil.

Selama ini belumlah ada grup yang mengaku bertanggungjawab atas ledakan bom itu. Grup Arakan Army belumlah dapat diminta komentarnya atas insiden itu.

Awal mulanya, dua polisi Myanmar meninggal pada Rabu (27/2) waktu ditempat saat konvoi kendaraan-kendaraan mereka tentang satu ranjau serta terserang oleh beberapa pemberontak Arakan Army yang menembaki konvoi itu.