Timnas Voli Duduk Perbanyak Simulasi Pertandingan Jelang Asian Para Games

Timnas Voli Duduk Perbanyak Simulasi Pertandingan Jelang Asian Para Games – Voli duduk dimainkan enam orang, dengan net setinggi 1,05 serta 1,15 mtr., diperkokoh atlet disabilitas di Asian Beberapa Games 2018 Jakarta. Apalagi?

Voli duduk tentu saja dimainkan dengan duduk. Tetapi, bukan duduk yang asal-asalan. salah mengusung pantat dapat berbuntut pelanggaran. Juga tidak cuma oleh atlet disabilitas sebab amputasi, cedera medulla spinalis, cerebral palsy, cedera otak, serta stroke.

Ukuran lapangan juga berlainan. Lapangan voli duduk memiliki ukuran 12×6 mtr. atau lebih kecil daripada voli indoor dengan 9×15 mtr..

Lalu, untuk tinggi net voli duduk putra itu 1,15 mtr. serta putri 1,05 mtr., sedang voli normal untuk putra 2,43 mtr. sedang putri 2,24 mtr..

Pelatih Tim nasional voli duduk, Matsuri, menyampaikan ketentuan untuk voli duduk hampir sama juga dengan voli indoor. Saling dimainkan enam orang, juga saling memakai bola serta net, dan lapangan

Jumlahnya pemain sama juga. Lalu, yang memperbedakan itu di normal bola servis pertama tidak bisa diblok. Jika di voli duduk bisa diblok serta tidak dihitung sentuhan. Berarti, jika servis diblok masih tetap miliki 2-3 sentuhan lagi,” kata Matsuri selesai latihan di GBK Arena

Ketidaksamaan lainnya, Matsuri memberikan, juga diperlihatkan pada sandaran. Bila voli indoor tumpuannya lompat, voli duduk menggunakan pantat. Hingga, atlet tidak bisa mengusung bokongnya. Bila dikit saja ketahuan jadi akan mengatakan pelanggaran serta memberi point pada lawan. Wasit itu ada dua dalam laga, pertama untuk mengamati servis, ke-2 ialah mengamati yang lakukan receive atau mengumpan bola.

“Buat atlet yang normal mungkin lebih susah voli duduk. Tetapi, untuk kawan-kawan difabel justru lebih gampang walau awal-awal mungkin mereka kesusahan. Tetapi, sebab ketentuannya semacam itu jadi mesti dibarengi,” katanya.

Disadari Matsuri, kekeliruan sangat umum yang dikerjakan atlet voli duduk ialah mengusung pantat. Karena itu, dia tidak mentoleransi atlet yang mengusung pantat dalam latihan atau eksperimen.

“Nah, rutinitas itu diinginkan dapat terikut ke laga juga,” dia menuturkan.

Pemain voli duduk dapat juga memakai sisi anggota badan apa pun termasuk juga kaki serta kepala untuk kembalikan bola. Seandainya, bola tidak terlebih dulu menyentuh lantai.

“Karena dalam laga kan spontan. Menjadi semua mesti sangat mungkin menyentuh bola,” tutur Matsuri.

Menjadi deskripsi, skema laga voli duduk yang akan diaplikasikan di Asian Beberapa Games mengaplikasikan skema 1/2 pertandingan.

Untuk team putra dibagi dua group, group A berisi tuan-rumah (Indonesia), Kazakhstan, Irak, serta Myanmar. Sedang group B di isi Iran, China, Jepang, serta Korea. Pada team putri, terbagi dalam lima negara yakni Indonesia, China, Iran, Jepang, serta Mongolia