Selundupkan 60 Kg Sabu, Nelayan yang Sempat Kabur Ditangkap di Tangerang

Selundupkan 60 Kg Sabu, Nelayan yang Sempat Kabur Ditangkap di Tangerang – R bin Akok bin Haliah (50) diamankan polisi sebab berusaha menyelundupkan 60 kg sabu dari serta ke luar Lampung melalui jalan laut. Pria yang keseharian kerja menjadi nelayan ini sudah sempat melarikan diri waktu tahu laganya terendus aparat.

“Pada Minggu, 30 Desember 2018, jam 07.15 WIB, berdasar pada info penduduk jika akan ada penyelundupan narkoba type sabu lewat pelabuhan tikus di Dusun Bayur Paret 12 Desa Mulyo Sati, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen dalam info tercatat, Selasa (1/1/2018).

Masih tetap berdasar pada info penduduk, penyelundupan dikerjakan melalui ‘pelabuhan tikus’ untuk hindari ketatnya kontrol di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Shobarmen menjelaskan, team kombinasi Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung serta Unit Reserse Narkoba Polres Lampung Timur lantas lakukan pemantauan di daerah itu serta temukan sasaran yang disebut. Polisi lantas mengambil alih dua karung berisi keseluruhan 60 kg sabu, akan tetapi terduga melarikan diri.

“Terduga pembawa sabu 60 kg tertangkap pada 31 Desember 2018, sekira jam 18.00 WIB di tepi jalan Desa Cayur, Kecamatan Keronjo, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten,” tutur Shobarmen.

Polisi masih tetap masih lakukan kontrol pada R sampai sekarang ini. Belumlah tersingkap ke manakah sabu itu akan di kirim serta sindikat manakah yang mengatur R.