Selain Senjata Api Rakitan, Polisi Sita Airsoft Gun dari 2 Sekuriti di Bekasi

Selain Senjata Api Rakitan, Polisi Sita Airsoft Gun dari 2 Sekuriti di Bekasi – Unit Reskrim Polsek Bekasi Utara tangkap dua orang pria yg jual senjata api dengan cara ilegal. Kecuali senjata api rakitan, polisi mengambil airsoft gun dari dua pemeran.

“Pemeran ada tiga orang, ialah MAR, sekuriti, D serta Aziz, tapi Aziz melarikan diri,” kata Kapolsek Bekasi Utara Kompol Dedi Nurhadi waktu diminta konfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Terduga MAR serta D diamankan ditepi jalan di Kampung Irian, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada 9 Februari 2019. Terduga diamankan selesai team Buser Polsek Bekasi Utara memperoleh kabar dari penduduk sehubungan ada transaksi senjata api di tempat.

Polisi terus mempelajari kabar itu serta lakukan undercover buy. “Lantas team Buser berpura-pura beli senpi itu. Lantas, buat menekankan terduga, di sepakati harga Rp 8 juta,” tuturnya.

Selesai menyetujui harga, polisi yg menyamar lantas janjian berjumpa di tempat. Tiga orang hadir ke tempat serta langsung ditangkap oleh polisi.

“Akan tetapi salah satunya terduga (Aziz) sukses melarikan diri, dua orang sukses diamankan,” ujarnya.

Disamping itu, polisi memeriksa motor yg dibawa oleh pemeran. Di jok motor polisi menemukannya bungkusan berisi peluru kaliber 38 mm sejumlah 12 butir.

Polisi lantas memeriksa rumah kontrakan Aziz di Babelan, Bekasi. Aziz tak diketemukan, akan tetapi polisi menemukannya sepucuk senjata airsoft gun serta 37 butir peluru kaliber 9 mm.

Dua pemeran dijaring dengan Masalah 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan bahaya hukuman maksimum 20 tahun penjara.