Rio Haryanto Dan Masalah Dana

Pembalap muda indonesia, Rio Haryanto selalu tersenyum ketika tampil di layar kaca, namun ia masih terbelenggu dana. Walaupun begitu ia namapk masih gelisah ketika membalap di Fromula 1. Rio lahir di Solo 22 Januari 1993 lalu. Namun ia tetap yakin dirinya akan bisa menjadi juara F1.

Dari kecil Rio memang sudah mahir dalam mengendarai gokart. Dan seiring bertambahnya usia, pengalaman Rio pun bertambah. Keahlian Rio yang semula mengendarai gokart, ia menjadi berkarir di Formula BMW Pacific, Formula Asia 2.0 dan masih banyak lagi. Prestasi Rio akhirnya menuju hingga ajang Formula 1 yang juga menjadi impiannya tersebut. Menurut Rio itu adalah salah satu bentuk bela negara juga.

Untuk seorang pembalap muda seperti Rio, memang tak hanya keterampilan dan nyali. Sia harus punya sponsor yang mampu membiayainya. Akhirnya Rio sempat menemui Presiden Jokowi dan tanpa banyak basa – basi Rio mengaku membutuhkan dana yang cukup besar untuk menyokong karirnya dan membawa nama negara Indonesia di tingkat Internasional.

dia membutuhkan dana Euro 15 juta hingga 20 juta, atau sekitar Rp 225 miliar hingga Rp 300 miliar.Menurutnya, nilai itu buat deposit kontrak dengan salah satu tim F1 papan atas. Karena itu, Rio sangat mengharapkan dukungan banyak pihak.”Saya sangat berterimakasih setelah beremu dengan Presiden. Kami tetap berhatap pada pihak yang lain unutk mewujudkan Indonesia berlaga di Formula 1. Ini akan jadi sejarah untuk saya dan juga Indonesia.” Ucap Rio.