Razia Menjelang Ramadhan Satu Anggota TNI Dan Delapan Orang Terjaring Tidak Membawa KTP

Razia Menjelang Ramadhan Satu Anggota TNI Dan Delapan Orang Terjaring Tidak Membawa KTP – Mendekati bln. suci Ramadan, petugas paduan merazia beberapa tempat karaoke di Mojokerto. Akhirnya, petugas mengamankan seseorang anggota TNI dan 8 orang yang didapati tidak membawa KTP.

Razia kesempatan ini melibatkan Sub Garnisun III/0815 serta Denpom V/2 Mojokerto, Dinas Kesehatan, dan Provost Polres serta Satpol PP Kota Mojokerto.

Razia yang berjalan mulai sejak Rabu (9/5) malam sampai Kamis (10/5) awal hari ini, mengarah 5 tempat karaoke. Diantaranya satu tempat karaoke di Jalan Raya Bypass Mojokerto, 2 karaoke di Jalan Pahlawan serta 2 karaoke di Jalan Majapahit.

Dari tempat karaoke di Jalan Raya Bypass Mojokerto, petugas memergoki seseorang oknum TNI tengah asik karaoke dengan beberapa rekan prianya. Pria yang berdinas di Kodim 0814 Jombang ini juga diamankan ke markas Sub Garnisun III/Mojokerto.

Kepala Bagian Ketenteraman serta Ketertiban Orang-orang Satpol PP Kota Mojokerto Hatta Amrulloh menyebutkan, dari razia ini pihaknya mengamankan 8 pengunjung karaoke yang tidak membawa KTP.

Dari delapan orang itu, 4 salah satunya wanita. Mereka sangat terpaksa diangkut ke kantor Satpol PP untuk disuruhi info.

” Takutnya mereka masih tetap dibawah usia. Sanksinya cuma harus lapor, mereka kami bina kalau membawa bukti diri itu perlu, ” kata Hatta pada wartawan selesai razia, Kamis (10/5/2018).

Razia ini, lebih Hatta, jadi sisi dari usaha untuk melindungi kondusifitas bln. suci Ramadan. Pihaknya mengharapkan orang-orang dapat menggerakkan beribadah puasa dengan tenang.

Oleh karenanya, dia meyakinkan masuk bln. Ramadan kelak, semua tempat hiburan malam di Kota Onde-onde tutup sesaat.

” Minggu depan (surat edaran penghentian sesaat operasional tempat hiburan malam) juga akan selekasnya diedarkan oleh Bakesbangpol. Kami akan patroli kembali untuk meyakinkan semua tutup, ” tandasnya.