Ratusan Hektare Tanaman Cabai Rawit di Malang Terserang Virus Gemini

Ratusan Hektare Tanaman Cabai Rawit di Malang Terserang Virus Gemini – Beberapa ratus hektare tanaman cabai rawit di Kabupaten Malang diserang virus gemini. Serangan itu mengakibatkan rusaknya pada tanaman sampai tidak berbuah optimal.

Petani cabai Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Yugiantoro menjelaskan, dari keseluruhan tempat tanaman cabai di lokasi Ngantang seluas 600 hektar, seputar 70 % sudah terserang virus gemini.

“Semua terserang gemini, hampir 70 % dari luasan tempat sekitar 600 hektare untuk tanaman cabai rawit di Ngantang,” jelas Yugiantoro di konfirmasi, Kamis (28/3/2019).

Gemini, katanya, membuat daun tanaman melengkung ke atas, mengeriting serta warna daun jadi kekuningan. Bahkan juga tanaman condong jadi kerdil tidak dapat tumbuh kembang dengan baik serta tidak dapat berbuah banyak.

Ia menerangkan, keseluruhan tempat cabai di Ngantang seluas 600 hektar. Rinciannya 360 hektar adalah tempat lokasi cabai rawit merah serta bekasnya 240 hektar menyebar di hampir semua desa di lokasi Kecamatan Ngantang.

“Jumlahnya tempat yang kami miliki 360 hektar di lokasi cabai lokasi Ngantang ini, bekasnya spot-spot menyebar,” terangnya.

Karena serangan virus gemini itu, tanaman cabai terancam tidak berhasil panen. Bahkan juga, diyakinkan tanaman cabai yang ditanam tidak berhasil panen pada April yang akan datang. Karena hampir gemini telah mengakibatkan kerusakan semua tanaman. Situasi ini dipandang akan memengaruhi panen raya yang umumnya diselenggarakan pada bulan Juni sampai Agustus yang akan datang.

“Bisa saja saat panen raya tidak berhasil panen tidak sampai tujuan yang diinginkan. Sebab serangan gemini,” keluh Yugiantoro.

Ia mengharap, pemerintah selekasnya turun tangan untuk menangani serangan virus gemini pada tanaman cabai punya petani.

“Ngantang adalah sentral produksi cabai, tetapi serangan gemini dapat memengaruhi tujuan produksi,” tuturnya.