Polisi Tembak 3 Begal yang Beraksi di Palmerah Jakbar, 1 Orang Masih Diburu

Polisi Tembak 3 Begal yang Beraksi di Palmerah Jakbar, 1 Orang Masih Diburu – Polisi menembak tiga dari empat orang pemeran begal yg kerap berlaga di Palmerah, Jakarta Barat. Ke-4 pemeran begal udah diintai polisi sudah lama.

Ke-4 terduga itu ialah SJ (29) , SI (17 ) , MO (24) , serta TK (20) . Dan satu orang tersangkanya, RA (27) tetap diincar polisi.

” Tiga dari empat pemeran perkara pencurian dengan kekerasan terpaksa dilumpuhkan dengan memanfaatkan timah panas berkat pemeran ingin diamankan mengerjakan perlawanan terhadap petugas kepolisian dengan memanfaatkan senjata tajam pada Minggu pagi hari (21/4) , ” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu dalam keteranganya terhadap wartawan, Senin (22/4/2019) .

Ke-4 pemeran itu diamankan di area yg tidak sama. Banyak pemeran mengerjakan perlawanan ke polisi kala penangkapan.

Edy mengemukakan, komplotan begal kerapkali berlaga di daerah Kemanggisan, Palmerah, Jakbar. Paling akhir, pemeran berlaga di Jalan Arjuna, Kemanggisan, Palmerah, pada Senin (8/4) pagi hari.

Kala itu, korban AK (37) seseorang pengemudi ojek online yg tengah berjalan pulang melalui daerah itu dihampiri oleh 3 sepeda motor yg ditumpangi group itu. Komplotan itu mengintimidasi korban dengan senjata tajam serta ambil motor korban.

” Salah satunya pemeran ambil kunci kontak sepeda motor korban, dan pemeran yg beda mengintimidasi korban dengan memanfaatkan senjata api serta golok buat berikan perasaan takut terhadap korban serta mengambil banyak barang punya korban. Setelah itu, pemeran langsung pergi serta membawa kabur 1 unit sepeda motor punya korban, ” ujar Edy.

Seusai dikilas-balik, nyata-nyatanya group ini udah berlaga lebih dari 1 kali. Group ini berlaga di daerah Jakarta Barat pada pagi hari.

” Tidak hanya satu tempat saja mereka mengerjakan laganya, kita tetap ciptakan, ” kata Edi.

Atas tingkah lakunya, banyak pemeran digunakan Clausal 365 KUHP terkait tindak pencurian diikuti kekerasan.