Peredaran 70 kg Sabu dan 49.238 Ekstasi dari Malaysia Digagalkan di Jakarta

Peredaran 70 kg Sabu dan 49.238 Ekstasi dari Malaysia Digagalkan di Jakarta – Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 70 kg (kg) sabu serta 49.238 butir ekstasi. Narkoba dari Malaysia itu disembunyikan dalam sound skema mobil elegan.

“Ini adalah jaringan internasional yakni barang yang datang dari Malaysia lewat Pelembang serta didistribusikan di Jakarta,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Pengungkapan itu dikerjakan pada 17 Desember kemarin. Sesudah lakukan pemeriksaan saat satu bulan, 2 orang terduga yakni Oboy serta Zoro diamankan Jakarta. Sesudah itu, 5 terduga yang lain ikut diamankan yakni N, M, AS, H serta HG.

Beberapa terduga masukkan narkoba itu dalam sound skema mobil. Polisi ikut mengambil alih 5 mobil seperti BMW, Porsche, Pajero, Toyota Fortuner serta 2 sepeda motor yang dipakai terduga untuk mendistribusikan narkoba itu.

“Tanda bukti dibawa gunakan kendaraan serta dimasukkan dalam sound skema. Dari Palembang memakai jalan darat gunakan mobil,” tutur Wahyu.

Tidak hanya telah tangkap 5 terduga, polisi ikut mengincar 3 orang yang lain yang berstatus DPO, satu orang salah satunya adalah masyarakat negara Malaysia.

Beberapa terduga dijaring Masalah 114 Undang-undang nomer 35 tahun 2009 mengenai Narkotika dengan intimidasi hukuman mati. Polisi menyangka narkoba itu disediakan untuk pesta malam tahun baru.

“Tanda bukti ini memang dipakai untuk stock tahun baru,” kata Kasubdit 2 Ditnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander.