Pep Guardiola Merasa Si Lebah Merupakan Team Terhebat Di Luar Big Six

Pep Guardiola Merasa Si Lebah Merupakan Team Terhebat Di Luar Big Six – Pep Guardiola waspada Watford dapat menyusahkan Manchester City di final Piala FA. Dia merasa Si Lebah merupakan team terhebat di luar Big Six.

City menginginkan gelar ke-tiga di persaingan domestik musim ini kala melayani Watford di final Piala FA, Sabtu (18/5/2019) di Stadion Wembley. Apabila mereka menangi pertandingan ini, The Citizens bakalan menyandingkan gelar Piala FA dengan Liga Inggris serta Carabao Cup yg awal mulanya udah mereka gapai.

Kesempatan scuad Pep Guardiola merengkuh Piala FA termasuk cukup terbuka lebar mengingat lawan yg mereka hadapi ‘cuma’ Watford. Musim ini, mereka menyudahi musim di barisan ke-11 dengan 50 point, berselisih 48 angka dari City sebagai juara.

Tidak hanya itu, City juga menguasai masa berjumpa dengan Watford. Mereka senantiasa menang dalam enam pertemuan paling akhir dengan team yg saat ini dilatih oleh Javi Gracia itu.

Walaupun lebih diunggulkan, Guardiola malas merasa sepele Watford. Dia menilainya The Hornets merupakan team terhebat di luar Big Six.

Eks pelatih Barcelona ini waspada serbuan Watford terpenting dari keadaan bola mati. Ditulis dari Whoscored, Troy Deeney dkk udah membungkus 12 gol dari keadaan set-piece di Liga Inggris musim ini.

Watford serta Wolves merupakan team terhebat di luar Big Six. Mereka merupakan team yg berkesinambungan, Everton perform-nya turun-naik, Leicester selesai sangatlah baik dibawah Brendan Rodgers. Watford berbarengan Javi Gracia, ia merupakan manajer mempunyai pengalaman yg sempat melatih diberapa negara serta saya fikir ia merupakan pria yg sangatlah smart serta sangat tahu apa yang wajib dilaksanakan, ” kata Guardiola ditulis dari BBC

” Mereka punyai kemampuan hebat di barisan depan, banyak memercayakan fisik, dan bagus dalam bola mati. Ini merupakan final, kami kenal apa yg dapat berlangsung. Kami yakin banyak pada diri kami serta kami mesti menemukannya trik buat menundukkan mereka. “

” Ini merupakan final kejuaraan, apa-pun dapat berlangsung seperti kartu merah. Mereka bisa menyediakan final dengan baik, mereka bisa bikin kiat yg tak kami mengharapkan. Dalam sebuah kompetisi, apa-pun dapat berlangsung, ” paparnya menyampaikan