Pep Guardiola Masih Di Beri Kesempatan

Pep Guardiola Masih Di Beri Kesempatan – Pep Guardiola dapat masih jadi manajer Manchester City walau tidak sukses memberikan satu lantas gelar pada musim ini. Semisalkan hal tersebut berjalan kala dirinya sendiri masihlah melatih Barcelona atau Bayern Munich, Guardiola dapat dipecat.

Guardiola bergelimang gelar bersama-sama Barca serta Bayern. Pria berkebangsaan Spanyol itu menggapai 14 gelar sepanjang empat musim di Barca serta tujuh gelar sepanjang tiga th. menukangi Bayern.

Namun demikian, bersama-sama City, Guardiola lewat musim pertamanya dengan kurang berhasil. Dari empat persaingan yg diikuti City musim ini, tdk satu lantas yg sukses dimenangi.

Guardiola sadari bahwa City harapkan banyak padanya. Dia lantas berjanji dapat berusaha hasil yg lebih menggembirakan pada musim depan.

” Saya udah menyebutkan beberapa kali bahwa saya punyai ekspektasi ini lantaran apa yg udah saya jalankan di periode selanjutnya. Saya datang di club ini serta saya mengusahakan laksanakan yg paling baik. Berapa manajer dapat rasakan dorongan itu, jadi saya mesti menghadapinya, apabila tdk saya pulang saja, ” kata Guardiola mendekati pertandingan melawan West Bromwich Albion.

” Saya datang kesini utk mengusahakan jadi juara pada musim ini, itu tdk terlalu mungkin. Saya dapat mengusahakan bersama-sama club, banyak pemain, staf, pejabat club, direktur olah-raga, utk melaksanakannya. Serta sesudah itu akhirnya nyata-nyatanya tdk bagus, andaikan kami dinilai cuma dari akhirnya kami dapat dipecat serta orang lain dapat datang, ” lanjutnya.

” Saya masih ada disini bukan hanya lantaran saya Pep atau apa yg udah saya jalankan di periode lampau. Saya kenal apa masalahnya. Saya tak lagi bertanya-tanya di selama musim panas ‘Oh apa yg dapat berjalan musim depan apabila saya tdk memenangi berapa titel’, ” kata pria berumur 46 th. itu.

Menurut Guardiola, keadaan di City masihlah menguntungkannya. Dia sangat percaya dapat didepak dari kursi pelatih apabila hingga tidak sukses berikan trofi di Barca atau Bayern.

” Saya rasakan dorongan kala mulai melatih Barcelona, kala saya tdk punyai apa-apa. Di club itu andaikan dalam enam bln. Anda tdk menang, Anda dapat sungguh-sungguh out, seperti Barcelona atau Bayern Munich, disana Anda mesti menang. Andaikan tdk, mereka tdk berikan Anda peluang ke dua, ” pungkasnya.

” Disini mereka berikan saya peluang ke dua serta kami dapat mengusahakan utk melaksanakannya. Dalam keadaan saya di satu buah club besar : saya dipecat. Saya udah out. Itu pastinya. Di klub-klub tempat saya bekerja terlebih dahulu, saya tdk dapat ada disini, tetapi disini kami miliki peluang ke dua serta kami dapat mengusahakan utk bekerja tambah baik ketimbang musim ini, ” kata Guardiola seperti dilansir Soccerway.