Pengantin Baru Beri Pesan Selamat Tinggal

Baru menikah 2 bln., pengantin baru yang memiliki account @Dyah Putri Utami mesti lewat setiap harinya dirumah sakit.

Itu karna sang suami yang bernama Reksa Wibawa mesti dirawat di RS Kanker Dharmais Jakarta.

Bermula dari rasa nyeri di tangan kanan serta hasil kontrol di RSPG Cisarua, Bogor, Jawa Barat sangat terpaksa mesti dirujuk ke Jakarta.

Mulai sejak dirawat di RS Kanker Dharmais Jakarta, pasangan pengantin baru ini hampir aktivitasnya berada di situ.

Diagnosis awal suami @Dyah Putri Utami ada tumor di mediastinum yang perlu selekasnya lakoni operasi pengangkatan.

Tetapi siapa kira, dari operasi itu jadi diketemukan penyakit yang lebih ganas.

Dari hasil kontrol laboratorium, suami @Dyah Putri Utami diserang kanker yang telah fase 4.

” Merasa seperti petir yg mendadak menyambar hatiku ya Allah.

Saya cuma dapat menjerit menangis dimuka dokter serta sebagian kelurga yang menanti, ” catat @Dyah Putri Utami.

Sesudah jalan sekian kali penyembuhan, takdir berkata beda.

@Dyah Putri Utami sangat terpaksa mesti ikhlas mengantar kepergian suaminya.

Narasi komplit rasa sedih @Dyah Putri Utami, di posting ke sosial media serta jadi viral.

Telah 39 ribu netizen yang membagikan narasi sedih yang di posting pada 9 Maret Kemarin.

Sedetailnya begini yang dituliskannya.

” Suamiku selamat jalan

Mulai sejak november 2017 km sakit serta 5 maret 2018 anda tidak ada, benar-benar teramat cepat km meninggalkanku, kita br menikah bln september 2017, saya fikir perjuangan kita berdua melawan penyakitmu banyak keinginan, nyatanya tidak. Sedikit yg tau km sakit, km senantiasa memohonku untuk tdk merepotkan org beda serta tdk menginginkan memberitakanmu kalau km skt

Bermula dr november km rasakan nyeri tangan kanan, kita rontgen di RSPG Cisarua serta akhirnya tampak tumor di mediastinum seukuran 5×5 cm, lantas dirujuklah ke RS Kanker Dharmais Jakarta untuk memeriksakan lebih lanjut

Dengan beragam kontrol, tidak diketemukan ada kanker, cuma tumor jinak mediastinum yg ukurannya telah beralih melalui pengecekan Ct Scan jadi 15×15 cmn dibulan desember 2017, lantas dokter mengambil keputusan untuk operasi selekasnya krn perkembangan yg begitu cpt, tetapi sebelumnya operasi km telah dirawat di rumah sakit krn mendadak stroke tubuh kanan sepanjang 30 menit

Kita hadapi semua cuma berdua dg mekanisme rmh skt yg teramat berat, tp km serta ak semangat asal km pulih, semangat km begitu tinggi, g prnh ngeluh serta senantiasa ceria

Sepanjang km dalam perawatan, banyak perawat serta dokter yg mengetahui kita, pasangan pengantin br yg honeymoon drmh skt, mrk telah seperti klrga kta jdnya hingga jadi bahan ledekan

Tgl 25 Januari 2018 km mulai operasi serta jalan lancar, tetapi sesudah dokter menyebutku serta menyebutkan kalau kelihatannya km terserang kanker fase 4, merasa seperti petir yg mendadak menyambar hatiku ya Allah, ak hny bs menjerit nangis dimuka dokter serta bbrapa klrga yg menanti, kesempatan ini ak tdk sendirian, ad klrga yg menegarkanku, ak hrs tampak ceria sperti tdk berlangsung apa2 saat nnti km sadar dr obat bius di ICU, ak slalu brfikir positif sblm hasil lab keluar, tetapi stelah hasil lab keluar, type kanker km adl Gemscell (keturunan) krn alur hidupmu sehat (tdk sk saus, penyedap, tdk rokok, tdk alkohol dan lain-lain). Sepanjang perawatan saat operasi, dada km diberi selang ke paru untuk di keluarkan cairannya, tiap-tiap brdarah, ak senantiasa membersihkannya tnpa tkt darah, serta km juga telah tdk bs jalan sendiri, hrs dg kursi roda.