Pegawai Tergiling Mesin Hingga Tewas, Pemilik Bisa Dipidana Jika Terbukti Lalai

Pegawai Tergiling Mesin Hingga Tewas, Pemilik Bisa Dipidana Jika Terbukti Lalai – AM, pemilik penggilingan kotoran plastik di Kecamatan Bantargebang, Bekasi, dikontrol polisi berkaitan kematian pegawainya, Sariman (35) . Polisi menyebutkan sang pemilik punya potensi jadi terduga dalam perkara ini.

” Kita dapat dalami, peluang pemilik dapat kita buat jadi terduga, kita dalami dahulu, ” kata Kapolsek Bantargebang Kompol Siswo terhadap wartawa di area, Jumat (18/1/2019) .

Siswo menjelaskan, pihaknya tetap meningkatkan pengecekan pada pemilik dan saksi-saksi berbeda.

” Apa kelak masuk ke terduga atau kelak beberapa hal berbeda yg butuh kita ciptakan, ” susulnya.

Menurut dia, pemilik dapat dipidana apabila dapat dibuktikan lupa.

” Kita gunakan clausal kesalahan dalam pekerja yg menimbulkan orang wafat atau mati itu clausal 359 KUHP, itu intimidasi hukumannya 5 tahun atau 15 tahun, ” sambungnya.

Polisi ikut tetap memahami perizinan upaya itu. Siswo menyebutkan pemilik tidak punyai izin upaya penggilingan kotoran plastik.

” Kita dalami apa (lapak) sah atau ilegal, tetapi pendapat sesaat ini tidak ada izinnya

AM sendiri udah diminta info pada Kamis (17/1) tempo hari. Ia pernah kelenger sesudah sadari pegawainya wafat melalui cara ironis.

” Pemiliknya ikut hingga sampai sekarang ini tetap senang kelenger, tetapi konsisten kita cek. Ini hari kita cek, tetapi untuk perubahannya kita belum juga tahu ya, ” imbuhnya.