Komang Ayu Puspayeni Divonis 3 Tahun Penjara Karena Porotin Suami Miliaran Rupiah

Komang Ayu Puspayeni Divonis 3 Tahun Penjara Karena Porotin Suami Miliaran Rupiah – Komang Ayu Puspayeni alias Ayu divonis 3 tahun penjara. Ayu dikatakan dapat dibuktikan memakai jati diri palsu serta memoroti suami kedua-duanya, I Gede Arya Sudarsana, miliaran rupiah.

“Mengatakan terdakwa Komang Ayu Puspayeni alias Komang dapat dibuktikan dengan resmi serta memberikan keyakinan sudah lakukan tindak pidana penipuan terus-terusan seperti tindakan yang diteruskan seperti dalam tuduhan ke-2 penuntut umum,” kata ketua majelis hakim I Gede Yuliartha di PN Negara, Jl Mayor Sugianyar Nomer 1, Dauhwaru, Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (1/4/2019).

“Menjatuhkan pidana pada terdakwa dengan penjara saat 3 tahun,” sambung hakim.

Majelis hakim mengatakan Ayu dapat dibuktikan lakukan tindak pidana penipuan, yakni memalsukan statusnya jadi single. Lebih Ayu yang tidak lulus SMA itu mengakui meneruskan kuliah S2 kedokteran di UGM Yogyakarta.

“Menimbang jika terdakwa, sesudah berteman dengan korban seputar November 2016, mengakui masih tetap gadis atau belum menikah dan ikuti perkuliahan di Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta hingga kemudian sampai ke pacaran. Dari perjumpaan sampai menikah kebiasaan Bali, terdakwa sering minta uang serta di kirim uang ke rekening terdakwa sampai Rp 1,4 miliar,” urai hakim.

“Terdakwa menikah dengan kebiasaan Hindu, sebenarnya masih tetap terikat pernikahan sesuai dengan cuplikan akta nikah dan mempunyai tiga orang anak,” sambungnya.

Majelis hakim pula mengatakan Ayu dapat dibuktikan dengan resmi lakukan penipuan status.

“Walau sebenarnya terdakwa bukan dokter, tetapi pekerja salon,” kata Gede.

Majelis hakim mengatakan tindakan Ayu menggelisahkan penduduk. Sesaat perihal yang memudahkan ialah Ayu berlaku sopan saat persidangan.

“Perihal yang memberatkan, tindakan terdakwa sudah menggelisahkan penduduk, jika terdakwa belum ganti uang I Gede Arya Sudarsana serta terdakwa sudah membohongi suami serta anak-anak sahnya. Perihal memudahkan jika terdakwa berlaku sopan saat di persidangan serta mengaku tindakannya,” kata hakim.

Atas tindakannya, Ayu dikatakan dapat dibuktikan melanggar Masalah 378 KUHP jo 64 KUHP. Atas vonis ini, Ayu mengakui masih tetap pikir-pikir.

“Pikir-pikir, Yang Mulia,” kata Ayu lirih.