Kasus Cinta Segitiga Merenggut Nyawa Seorang Pria di Bekasi

Kasus Cinta Segitiga Merenggut Nyawa Seorang Pria di Bekasi – Masalah cinta segitiga merenggut nyawa di Bekasi. Anggiat Ferry Sinaga (32) membacok Muhammad Syafei (31) gegara seseorang wanita bernama Sari.

Masalah ini bermula dari Anggiat merajut kasih dengan Sari. Sari mengakui telah bercerai dengan suaminya, Syafei.

“Tuturnya sich sudah cerai, tetapi belum tahu benarkah cerai apa tidak, cerai kan harusnya ada surat ke KUA. Nah itu belumlah ada, hanya pengakuan lisan,” kata Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat Iptu Elman dalam keterangannya, Kamis (28/3/2019).

Angiat lantas ajak Syafei untuk berjumpa dengan Sari di lampu merah Cibitung, Jalan Arteri Tol Cibitung, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (28/3), jam 03.30 WIB. Pertemuan itu untuk mengulas jalinan asmara dengan Sari.

Perbincangan berlangsung pada Syafei serta Anggiat. “Aktor serta korban sudah sempat bercekcok, aktor katakan ‘itu kan pacar gua’. (Kata korban) ‘Itu istri saya’. (Kata aktor) ‘Saya tahunya kamu (korban) telah cerai’,” tutur Elman menirukan pembicaraan.

Tetapi Sari lebih pilih Syafei. Tidak terima, Anggiat keluarkan pisau yang sudah disediakannya serta menyerang perut Syafei.

“Aktor mendekati korban serta langsung menusukkan pisau sekitar 1x dengan memakai tangan kanannya yang menyebabkan korban menanggung derita luka robek di perut samping kanan sampai usus korban terlena,” tutur Elman.

Perkelahian itu langsung dilerai masyarakat seputar. Syafei dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Selain itu, Anggiat menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat jam 05.30 WIB. Ia pula membawa tanda bukti berbentuk sebilah pisau.

“Ia (Anggiat) menyesal. Karena itu langsung ke Polsek,” tutur Elman.

Anggiat sekarang ditahan polisi. Ia dijaring dengan Masalah 352 ayat 2 KUHPidana mengenai Penganiayaan.