Kasus 48 Korban Penipuan CPNS Dilaporkan BKD Ke Polda Bali

Kasus 48 Korban Penipuan CPNS Dilaporkan BKD Ke Polda Bali – Tubuh Kepegawaian Daerah (BKD) Bali memberikan laporan masalah penipuan calon pegawai negeri sipil (CNPS), dengan korban sampai 48 masyarakat ke Mapolda Bali.

“Barusan saya telah melaporkannya ke Polda Bali,” kata Kepala BKD Bali Ketut Lihadnyana waktu di konfirmasi, Jumat (5/4).

Di konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja menjelaskan, laporan itu di terima SPKT Polda Bali pada Jumat (5/4) seputar jam 09.00 WITA. Laporan itu berkaitan pidana pemalsuan surat seperti yang disebut dalam Masalah 263 KUHP.

“Telah baru saja ini hari, tengah diminta info di Ditreskrimum,” katanya.

Urutan masalah ini bermula pada Senin (25/4) seputar jam 08.30 WITA, ada tiga orang menjumpai staf Bagian Penyediaan serta Pemberhentian BKD Bali. Mereka di terima Ida Bagus Putra Adnyana, berkaitan dengan surat pemanggilan menjadi CPNS.

“Berdasar pada info itu setelah itu, dia memberikan laporan pada atasannya yang bernama I Made Ady Mastika sebagai Kepala Bagian Penyediaan serta Pemberhentian,” tambah Hengky.

Dalam laporannya itu, ada sekitar 48 orang mendatangi kantor BKD propinsi Bali membawa surat pemanggilan menjadi CPNS. Sesudah disatukan, mereka tidak memberi info siapa yang memerintah hadir.

“Tetapi tidak ada yang memberi info berkaitan siapa yang memerintah hadir serta memberi surat itu,” tutur Hengky.

Lalu, staf BKD propinsi Bali memberikan keterangan jika belum pernah menyebut atau keluarkan surat itu. Mengenai barang tanda bukti yang diikutkan dalam laporan itu ialah 48 surat foto copy surat pengantar pemanggilan peserta CPNS Propinsi Bali.

“Kita akan kerjakan peneriksaan selanjutnya,” tutup Kombes Hengky.