Kantor Maskapai Korean Air Lines Co Ltd Berada Di Seoul Di Geledah Jaksa Korsel

Kantor Maskapai Korean Air Lines Co Ltd Berada Di Seoul Di Geledah Jaksa Korsel – Jaksa Korea Selatan (Korsel) menggeledah kantor maskapai Korean Air Lines Co Ltd yang berada di Seoul. Penggeledahan dikerjakan atas sangkaan pengemplangan pajak, penggelapan serta pelanggaran keyakinan oleh anggota keluarga pendiri maskapai itu.

Penggeledahan ini jadi sisi penyelidikan paling luas pada satu perusahaan konglomerat atau chaebol yang dikendalikan keluarga kaya raya di Korsel.

Dilaporkan kantor berita Yonhap serta ditulis Reuters, Kamis (31/5/2018), kantor jaksa distrik Seoul Selatan mulai menyelidiki sangkaan pengemplangan pajak sesudah tubuh pajak ajukan pertanyaan apakah Pemimpin Korean Air Lines, Cho Yang-Ho, sempat membayar pajak untuk aset-aset diluar negeri yang disebut warisan dari ayahnya.

Kantor jaksa Seoul juga tengah mencari aliran dana di kelompok anggota keluarga Cho serta rekan-rekannya.

Juru bicara Korean Air Lines menjelaskan pada Reuters kalau penyidik dari kantor kejaksaan memanglah mendatangi kantor mereka. Namun juru bicara itu menampik menerangkan selanjutnya.

Sekian waktu lalu, putri bungsu Cho, Cho Hyun-Min, menyebabkan kemarahan umum sesudah ketahuan berperilaku kasar pada koleganya. Cho Hyun-Min dimaksud melemparkan minuman saat rapat dengan kolega periklanan.

Buntut dari insiden itu, keluarga besar Cho jadi konsentrasi penyelidikan otoritas Korsel yang saat ini di pimpin Presiden Moon Jae-In yang liberal.

Sebelumnya insiden Cho Hyun-Min, kakaknya, Heather Cho, yang disebut putri sulung yang memiliki Korean Air Lines sempat juga ikut serta insiden. Th. 2014, Heather Cho dipenjara karna memohon seseorang pramugari di turunkan dari pesawat sesudah dia geram karna dihidangkan kacang dalam paket waktu duduk di kabin first class.

Masalah paling baru dari keluarga Cho menyeret Lee Myung Hee, istri yang memiliki Korean Air Lines yang disebut ibunda Cho Hyun-Min serta Heather Cho. Kepolisian Metropolitan Seoul dilaporkan tengah memajukan surat perintah penangkapan untuk Lee, sesudah info 11 korban mengakui sempat dianiaya dengan fisik ataupun verbal olehnya.

” Keluarga ini nampaknya miliki banyak problem, karna satu penyelidikan menghadap pada penyelidikan yang lain, yang di dukung testimoni beberapa pegawai mereka, ” sebut profesor ekonomi dari Seoul National University, Park Sang-In.

Bln. ini, beberapa pegawai Korean Air Lines mengadakan unjuk rasa di Seoul yang menuntut Cho Yang-Ho mundur.