Kabar Sonya Depari dan Keluarganya

Kabar mengejutkan datang setelah ayah kandung Sonya Depari meninggal dunia karena penyakit jantung. Ayahnya yang bernama Makmur Depari jatuh sakit setelah mendengar kabar prilaku anaknya yang kurang mengenakkan, sehingga membuat dirinya didatangi polisi tadi siang. Kabar duka ini datang dari keluarga besar Makmur Depari yakni Kriss Ginting.

Dalam akun Facebooknya mengabarkan kalau Ayah dari Sonya Depari telah berpulang. Dia berharap kepada seluruh warga Indonesia untuk menahan diri agar tidak mem-bully keluarga besar Depari terkait dengan insiden yang terjadi kemarin, Rabu (6/4/2016).

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto juga meminta masyarakat dan media untuk menghentikan pemberitaan dan postingan yang mengarah pada aksi bully terhadap Sonya Ekarina Sembiring Depari, siswi SMA Methodist I-Medan yang mencatut nama Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari. Pernyataan itu disampaikan Mardiaz menanggapi kondisi Sonya yang kini tengah trauma pasca-menjadi viralnya aksi tersebut.

 “Kita minta rekan-rekan dapat berempati lah dengan keadaan beliau. Apalagi ayahnya meninggal dunia sore tadi,” ujar Mardiaz, Kamis (7/4/2016) malam. Kabar meninggalnya orangtua Sonya juga dibenarkan Marolop J Butarbutar, Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Mitra Sejati Medan. Ia mengaku pasiennya bernama Makmur Sembiring Depari (58) yang merupakan ayah Sonya meninggal dunia di ruang ICU rumah sakit tersebut. Ayahnya yang bernama Makmur Depari meninggal setelah video prilaku anaknya yang memarahi polisi di Jalan Sudirman Medan, Rabu (6/4/2016) saat merayakan berakhirnya Ujian Nasional (UN) menjadi heboh di berbagai media baik elektronik maupun internet. “Benar, ayah kandung Sonya yang mengaku anak Arman Depari meninggal dunia,” kata Mardiaz. Saat ini jenazah ayah Sonya masih berada di RS Mitra Sejati sebelum dibawa ke kediaman keluarga besar mereka. Semoga beliau tenang dialam sana, yuk mulai memaafkan kesalahan Sonya Depari. Kalau Tuhan saja maha pemaaf kenapa kita tidak bisa demikian? Semua orang pasti pernah khilaf dan berbuat salah.