Ini Kewajiban Rizki/Ketut Demi Olimpiade 2020

Ini Kewajiban Rizki/Ketut Demi Olimpiade 2020 – Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani dijagokan untuk mengikuti Greysia Polii/Apriyani Rahayu ke Olimpiade 2020 Tokyo. Mampukah?

Pengurus Besar persatuan Bulutangkis Semua indonesia (PP PBSI) mesti mengantar dua ganda putri pada delapan besar pada April 2020. Itu untuk penuhi tujuan untuk mewakilkan dua pasangan ke Olimpiade Tokyo.

Sekarang ini, PBSI hanya mempunyai satu pasangan masak, Greysia/Apriyani. Bukannya pemain senior tidak ada, akan tetapi perubahannya tidak sama dengan keinginan.

Bahkan juga, usaha bongkar-pasang tidak sukses. Laju Rizki/Ketut belumlah memuaskan pelatih pelatnas ganda putri, Eng Hian. merekalah yang diorbitkan menjadi ganda putri nomer dua Tanah Air.

Pasangan itu adalah hasil bongkar-pasang. Awal mulanya, Rizki berpasangan dengan Della Destiara Haris. Sesaat, Ketut bersama dengan Anggia Shitta Awanda.
Melakukan kiprah di Denmark Terbuka 2018, dengan sampai perempatfinal selesai ditaklukkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Rizki/Ketut ditest di Prancis Terbuka (berhenti di 16 besar) serta Saarlorlux Terbuka (sampai final).

Eng Hian tidak dapat berjudi lebih lama. Ia cuma akan memberi waktu sampai April, sebelum kwalifikasi Olimpiade 2020 diawali.

“Jadi sebelum pengumpulan point Olimpiade diawali saya akan awasi mereka. Seperti Della dengan pasangan yang lain, lantas Rizki/Ketut perfomanya bagaimana,” Eng Hian, menuturkan di pelatnas Cipayung, Selasa (8/1/2019).

“Bila standard saja, ya saya akan kembalikan ke format awal mulanya, bersama dengan Della. Karena, rangking mereka masih tetap dapat masuk jadi masuk top 8. Masih tetap gampang. Tetapi bila Rizki/Ketut bagus, minimum tembus rangking 12 dunia, jadi saya lebih baik teruskan itu,” tutur ia.

Eng Hian sekaligus juga menegaskan jika dianya buka kesempatan buat ganda putri yang lain untuk berkompetisi.

“Sekarang ini kan ada tujuh pasang yang masuk di pelatnas penting. Mungkin, pada Juli 2019 akan dapat mengerucut sampai empat pasang, lantas 2020 dapat mengerucut kembali sampai bisa dua pasang yang terunggul,” katanya.

“Tiap-tiap pemain berkemauan untuk dapat tampil di Olimpiade. Jadi saya buka kesempatan untuk semua. Terpenting di tahun ini. Jadi tahun ini sampai 1/2 tahun kita lihat dari keseluruhnya. Scuad yang ganda putri penting. Kelak dari Juli ke Desember akan disaring kembali,” ia memberikan.

Pelatnas PBSi di nomer ganda putri melepas dua pemain utama pada promo serta degradasi tahun ini. Nitya Krishinda Maheswari serta Rosyita Eka Putri Sari dicoret.