Indonesia Memiliki Sumber Panas Bumi Yang Besar, Namun Hanya Manfaatkan 5 Persen

Hanya sebesar 5% potensi panas bumi yang ada di Indonesia baru termanfaatkan dalam skala nasional. Padahal, di Indonesia sendiri memiliki cadangan panas bumi dunia hampir 40%.

Yunus Saefulhak selaku Dirjen ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengatakan hanya 5% yang masih di manfaatkan atau sekitar 1,5 gigawatt dari potensi panas bumi yang mencapai 29 gigawatt, dalam diskusi pada hari Minggu di Jakarta (6/10/2016).

Menurutnya, hal ini terjadi karena ada beberapa faktor, sehingga untuk pemanfaatan panas bumi masih belum maksimal. Harga yang di patok juga masih berbeda-beda untuk setiap wilayah di Indonesia, dan juga untuk masalah perizinan masih cukup rumit.

“Kalau untuk harga memang berbeda-beda, karena untuk tingkat keekonomian tiap daerah yang berbeda,” katanya.

Oleh sebab itu, pemerintah mulai merencanakan untuk menyamakan harga panas bumi untuk di setiap daerah. Agar nanti tidak terjadi negoisasi harga yang dilakukan inventor kepada PLN (Perusahaan Listrik Negara) dikarenakan selaku pembeli.