Fadli Zon Soroti Overcapacity Saat Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Medaeng

Fadli Zon Soroti Overcapacity Saat Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Medaeng – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat dua jam lebih kunjungan kerja (kunker) di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, serta sekaligus juga berkunjung ke Ahmad Dhani. Fadli Zon prihatin lihat keadaan Rutan Medaeng.

“Saya keliling lihat semua tempat yang overcapacity mengagumkan. Jika saya di tempat ini, ini overcapacity hampir 500 %, yang harusnya untuk 550 orang jadi 2.779 orang. Ini mengagumkan menurut saya, tetapi ini berlangsung dimana saja,” kata Fadli Zon selesai kunker di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Rabu (20/2/2019).

Fadli Zon menuturkan tahanan yang menempati Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, didominasi masalah narkoba, lalu disusul oleh pidana umum. Diluar itu, jumlahnya tahanan serta petugas perbandingannya jauh.

“Lebih dari 1700-an masalah narkoba, selebihnya pidana umum. Petugas pun relatif tidaklah terlalu banyak di banding jumlahnya orang ini hingga rasionya 1 banding 120-an, petugas pun cuma 129 orang,” papar Fadli Zon.

Saat melingkari 10 blok yang berada di dalam Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng. Fadli Zon mengakui lihat tahanan yang tidur lewat cara bergantian.

“Hampir 10 blok saya lihat semua, yang pasti ada masalah tidur. Mereka mesti bergantian untuk tidur. Keadaan ini mesti kita tuntaskan bersama dengan,” tutur Fadli Zon.

Wakil Ketua Partai Gerindra itu pun menyoroti besaran tunjangan kesehatan untuk tahanan di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng yang cuma Rp 98 juta pertahun. Menurut dia tunjangan kesehatan itu sangat kecil serta kurang.

“Jika ini ada yang sakit diantara 2.779 bagaimana. Sebab ini menjadi transit rumah tahanan, beberapa orang keluar serta masuk, satu minggu masuk 100, serta keluar beberapa,” papar Fadli Zon.

Prihatin dengan keadaan Rutan Kelas I Surabaya, Fadli minta semua pihak pikirkan overkapasitas tahanan. Dia minta ke depan ada pemikiran untuk masalah narkoba supaya bisa dibedakan masalah administratif serta pidana.

“Sebetulnya, menurut pakar hukum, sebetulnya ini masalah administratif, bagaimana ada proses lainnya, kerja sosial denda atau memang benar ada rumah tahanan spesial narkoba yang terpisah,” tutur Fadli Zon.

Waktu di tanya saat keliling Blok di Rutan Medaeng, apa sudah sempat lakukan pertemuan spesial? Fadli mengakui sudah sempat bertemu di blok yang ditempati Dhani.

“Sudah sempat bertemu sekilas saja, saya bertanya proses hukumnya bagaimana,” tutur Fadli Zon.