Bitcoin Turun 20%, Rendah dalam Sebulan

Jakarta : Nilai Bitcoin turun 20 % tempo hari. Harga dari mata uang digital yg tidak stabil itu turun jadi kurang dari USD11 ribu (Rp146, 7 juta) pada hari Selasa. Angka itu yaitu nilai paling rendah dalam sebulan, menurut data CoinDesk. com.

Nilai dari sebagian mata uang digital popular yang lain, seperti ethereum serta ripple, juga alami penurunan lebih dari 10 %. Menurut CNN Money, masih tetap tidak di ketahui kenapa nilai bitcoin turun. Memanglah, pasar mata uang digital seringkali alami perubahan nilai tanpa ada argumen yang pasti.

” Ketidakstabilan yaitu suatu hal yang umum pada dunia mata uang digital, ” kata Mati Greenspan, analis di perusahaan asal Tel Aviv, eToro. Nilai bitcoin turun sesudah Bloomberg memberikan laporan pada hari Senin kalau pemerintah Tiongkok tingkatkan usaha mereka membatasi jual beli mata uang digital, yang telah dilarang masuk ke bursa.

Menurut Greenspan, beberapa investor di Korea Selatan serta Jepang — dua negara yang paling aktif dalam transaksi mata uang digital — tengah menanti kejelasan regulasi berkaitan mata uang digital sebelumnya ambil langkah setelah itu. Dia yakin, sekurang-kurangnya orang yang lakukan transaksi mengakibatkan nilai bitcoin jatuh.

Pada pertengahan Desember, nilai bitcoin menjangkau USD20 ribu (Rp266, 7 juta), yang disebut nilai teratas. Tetapi, mulai sejak waktu itu, nilainya selalu turun karna pemerintah di beberapa negara mengambil keputusan untuk memperketat ketentuan berkaitan cryptocurrency, termasuk juga Indonesia. Bank Indonesia sudah melarang jual beli mata uang digital,

Beberapa orang di Korea Selatan yang tertarik untuk memakai mata uang digital. Walau demikian, pemerintah mulai memperketat ketentuan berkaitan cryptocurrency bln. kemarin.