Beberapa Komunitas Yang Berkunjung Ke Blitar Mampir Kuliner Mbok Bari

Beberapa Komunitas Yang Berkunjung Ke Blitar Mampir Kuliner Mbok Bari – Ketenaran warung pecel Mbok Bari tidak butuh diragukan sekali lagi. Bahkan juga dapat dikatakan, warung legendaris ini jadi ikon masakan di Kota Blitar. Tdk heran apabila penduduk dari beraneka komunitas selamanya datang ke warung ini apabila bertandang ke Kota Blitar. Juga banyak seniman, politisi hingga petinggi di negeri ini.

” Seandainya dahulu masa masihlah emak sama ayah, udah banyak yang datang ke sini. Tetapi tiada potretnya. Sejak mulai saya yang mengelola warung peninggalan orang-tua ini, seandainya ada konsumen orang tenar datang, selamanya saya minta poto bareng mereka, ” papar anak pertama Subari, Sukarni terhadap detikcom, Selasa (23/1/2018) .

Memanglah poto banyak selebritis Indonesia terpajang di pojok tembok warung Mbok Bari ini. Salah satunya, ada poto personel Srimulat, Baim Wong serta Hengky Kurniawan. Sedang buat politisi serta petinggi, Sukarni mengakui sungkan memohon berfoto bareng.

Salah satunya petinggi yang sering datang ke warungnya merupakan bekas Wali Kota Blitar, Djarot Saiful Hidayat. Sukarni mengatakan, Djarot selagi menjabat jadi wali kota Blitar selamanya mengajak rombongan tamu segera ke warungnya.

” Beliau juga kerapkali minta dibungkus, tetapi mesti dengan daun pisang. Tukasnya itu pesanan teristimewa buat Mbak Mega (Megawati Soekarno Putri) , ” tukasnya.

Bahkan juga sempat, satu selagi warungnya didatangi banyak tentara. Semua tempat dicek, bahkan juga busana semua penghuni warung itu juga dicek.

Saya takut sekali masa itu. Tukasnya pak presiden SBY pengen dahar (makan) disini. Bih. . . rasannya nunggu kehadiran beliaunya itu jantung saya berdebar kencang. Saat mendekati jam 1 siang dikabari tdk jadi datang, berasa tambah plong, lega, ” ucapnya sembari tertawa.

Sambel pecel Mbok Bari menurut pernyataan lebih dari satu konsumen, memanglah merasuk hingga ke hati. Nyaris segala konsumen dari luar daerah, membawa sambel pecel paket jadi oleh-oleh. Bahkan juga ada yang buka usaha sama di Jakarta, tapi dengan nama warung yang tidak serupa.

” Saya itu buka warung pecel Blitar di Jakarta. 1 bulan 2 x saya minta dikirimi sambel pecelnya Mbok Bari. Tetapi Pak Karni bener-bener pesen ke saya, warung saya janganlah diberikan nama Mbok Bari, itu jadi hak paten keluarganya saja, ” saya Sofia Rukmana (48) pelanggan asal Jakarta.