5 Manfaat Kacang-kacangan Bagi Kesehatan

Banyak cara untuk hidup sehat, terutama makan makanan yang sehat. Tentunya Anda telah mengetahui tentang makanan yang mengandung serat. Nah, serat itu sendiri merupakan zat yang membuat perut kita kenyang lebih lama. Salah satu jenis makanan yang mengandung banyak serat, dan bisa menjadi camilan sehat adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan sangat kaya akan serat, vitamin B, zat besi, potasium dan juga rendah lemah. Kandungan yang terkandung di dalam kacang-kacangan ini tentu memberi banyak manfaat baik bagi tubuh.

Berikut 5 di manfaat kacang-kacangan yang dikutip dari laman Reader’s Digest:

Menurunkan kolesterol
Kacang-kacangan banyak mengandung serat larut yang berperan penting dalam mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 gram serat larut setiap hari mampu yang mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) sebanyak 10 persen. Kacang-kacangan pun juga mengandung saponin dan fitosterol yang berguna untuk mengurangi kolesterol dalam tubuh.

Mencegah penyakit jantung
Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa mereka yang banyak mengonsumsi sayur memiliki risiko lebih rendah untuk penyakit jantung, hal ini disebabkan oleh kandungan fitokimia di dalamnya.

Mengatasi diabetes
Kacang-kacangan merupakan salah satu superfood bagi mereka yang menderita diabetes. Kadar karbohidrat kompleks dan protein yang terdapat di dalamnya menjadikan kacang sebagai sumber glukosa yang tidak berbahaya bagi mereka yang menderita penyakit diabetes.

Menurunkan berat badan
Kacang-kacangan juga di percaya mampu membuat perut Kita menjadi lebih cepat kenyang, sebab di dalamnya banyak terkandung serat. Serat yang terdapat pada kacang juga mampu memperlambat naiknya tekanan gula darah. Bukan hanya membuat perut jadi cepat kenyang, tetapi juga efek kenyangnya bertahan lebih lama.

Melawan kanker
Kacang-kacangan juga terbukti memilki sejumlah senyawa yang dikenal baik untuk mengatasi senyawa penyebab kanker. Terdapat dua senyawa penting yang berperan untuk mengurangi risiko kanker, yakni kandungan phytosterol dan isovafon.