2 Pria di Lamongan Tipu Warga dengan Modus Mampu Menggandakan Uang

2 Pria di Lamongan Tipu Warga dengan Modus Mampu Menggandakan Uang – Kemauan penduduk Lamongan menduplikasi uang malahan membuat berubah menjadi korban penipuan. Uang penduduk Desa Pajangan, Sukodadi, sebesar Rp 54 juta justru dibawa kabur pemeran yg menyatakan dukun pengganda uang.

Polisi udah membekuk Bahrudin (51) , penduduk Desa Sumberejo, Kecamatan Pucuk. Ia diputuskan menjadi terduga sebab turut menipu HP dengan modus penggandaan uang. Sesaat dukun yg didapati bernama Raden (38) , asal Baten, sampai saat ini buron.

” Modusnya penggandaan uang. Kami pun masihlah mengincar jejak pemeran pokok, orang bernama Raden yg dibawa Bahrudin ke rumah korban, ” kata Kapolsek Sukodadi AKP Slamet Sugianto terhadap wartawan, Jumat (18/01/2019) .

Slamet memaparkan, seputar 9 bulan yang silam Bahrudin ajak Raden ke rumah korban. Waktu itu Raden menyatakan dapat menduplikasi uang korban dari Rp 70 juta berubah menjadi Rp 3 miliar cuma dalam seminggu.

Rayu bujuk ke dua pemeran ini bikin korban tergiur. HP lantas menyerahkan uang kepunyaannya Rp 43 juta buat digandakan pemeran. Tetapi sampai seminggu, uang Rp 3 miliar tidak kunjung di terima korban. Raden malahan kembali mendatangi korban buat mengharap kekurangan uang yg bakal digandakan.

” Pemeran meneror korban bakal disantet apabila menampik berkirim yg kekurangannya itu. Korban yg ketakutan terpaksa sekali mentransfer kembali dengan keseluruhan uang Rp 54. 700. 000, ” jelas Slamet.

Kembali lagi penggandaan uang yg dijanjikan pemeran tidak dapat dibuktikan. Uang yg sudah terburu diserahkan korban pun tidak dikembalikan. Korban pada akhirnya nekat memberikan laporan Bahrudin serta Raden ke Polsek Sukodadi.

” Kami masihlah menggali info Bahrudin buat mengincar jejak Raden, ” tegas Slamet.